Selasa, 30 April 2013

Mom ;)



Aku tidak pernah mengerti apalagi berfikir bahwa aku akan menjalani kehidupan serumit ini, sekelam ini dan sesakit ini. Tuhan merencanakan semua ini tanpa memberikan aku sedikit sinyal, semua salahku. Tidak  pernah ingin belajar menerima kehilangan, keterpurukan!!
Aku merupakan gadis berusia 22 tahun, setahun yang lalu hidupku masih begitu bahagia. Mendapatkan kasih sayang yang utuh dari keluarga, dan sahabat. Semua kebutuhan finansialku terpenuhi, bahkan bisa aku katakan berlebih. Menurutku Tuhan begitu menyayangiku, sebelum Tuhan meletakkan aku pada posisi ini, Dia memberikanku kesempatan untuk belajar menyeimbangkan diri dan tenang dalam berbagai masalah. Aku bahagia, aku bisa mengontrol emosi, aku bahagia bisa tetap tenang sampai detik ini.
Lalu apa yang sedang ada dalam pikiranku??
“RUMIT” ... Cuma kata itu yang bisa ku tuliskan!
Semua tidak bisa kutuliskan dalam goresan tinta, rasanya ingin aku berucap tapi tidak semudah itu.
Seandainya semua bisa kuungkapkan dengan air mata, mungkin sedikit lega bisa kurasakan.
Sejujurnya, ingin aku lari dari semua ini.
Aku jenuh dengan cerita ini, aku terlalu bosan menunggu ending bahagia. Ah Sudahlah. Ku akan berusaha menikmati rasa pahit, manis dan begitu sangat hambar.
Karena kupercaya, ini cara Tuhan membuatku menjadi lebih dewasa setelah kepergian penerang dalam gelapku.
Selamat malam Ibu! Aku sungguh merindukanmu....
Kecup hangat dari anak yang sangat kehilanganmu!!!!!

Menuju mey 2013, 22:22 WIB

Tidak ada komentar:

Posting Komentar