Harapan,
Obsesi dan cita – cita...
Siapa
yang tidak punya harapan, obsesi dan cita-cita?
Pastinya
semua orang punya harapan, obsesi dan cita-cita. Gue percaya, semuanya pasti punya
....
(Jika
belum punya coba deh dipikirkan sekarang) hehhehehe...
Disini
pertama kita bicara tentang HARAPAN, di mana Harapan itu adalah doa pendek
<-- menurut gue!!
Gue
selalu punya harapan yang sama setiap harinya, yaitu setiap detik dalam hidup
gue harus mempunyai arti.
Dari
sebuah harapan, gue punya OBSESI untuk selalu menggali pengetahuan yang lebih
banyak, keingin tahuan yang lebih besar, semangat dan kerja keras serta tujuan
yang ingin dicapai.
CITA-CITA
tidak cukup satu ( Menurut gue lagi nih,hhehe ) dan cita – cita belum tentu
sesuai dengan yang kamu harapkan tetapi cita – cita yang diiringi oleh Obsesi
dan didasari harapan yang kuat, semua akan terasa lebih tertata dan matang
untuk mencapai sebuah TUJUAN dan IMPIAN yang jelas..
Jika
diibaratkan Sebuah Gunung,
Harapan
itu adalah Kaki gunung atau jalan menuju pintu masuk lereng gunung.
Obsesi
merupakan lereng gunung ataupun jalan
menuju puncak. Di Obsesi kamu akan banyak menemukan rintangan. Disini kamu akan
diberikan 3 pilihan, Pertama kamu tetap berjuang melewati rintangan tersebut,
yang kedua kamu berhenti sampai disitu dan yang ketiga kamu turun kembali ke
kaki gunung.
Setiap
pilihan yang kamu ambil, mempunyai arti masing – masing.
Dan
Cita – cita adalah puncak dari gunung tersebut. Untuk mencapai puncak sebuah
gunung itu tidaklah mudah, tetapi dengan Harapan dan Obsesi yang HEBAT dan KUAT
kamu pasti bisa mencapai PUNCAK!!!
Sekarang
gue masih berada di lereng – lereng gunung itu, disaat gue lelah dan ingin
menyerah untuk mencapai puncak, gue selalu melihat dari 3 sudut pandang.
Pertama,
jika gue hanya sampai dilereng gunung tersebut. Gue merasa hidup gue tidak akan
berwarna karena gue nggak akan pernah tau apa yang ada didepan gue. Ini akan
menjadi sebuah penyesalan dan tanda tanya besar seumur hidup.
Kedua,
jika kembali ke kaki gunung. Ini bukan hal yang sulit untuk dilakukan. Ini
hanya membutuhkan ¼ waktu dari perjalanan menuju lereng tapi apa artinya
PERJUANGAN jika kau MENYERAH?
Ketiga,
Hanya butuh waktu untuk istirahat lalu lanjutkan perjuangan, lebih baik pelan –
pelan tapi dinikmati dari pada tergesa – gesa dan tanpa arti. Nikmati setiap
perjalanan dalam hidupmu, Ingat Harapan dan Obsesimu dan Jika sampai di PUNCAK,
kau bisa melihat dan menikmati semua HARAPAN dan OBSESImu, tetapi jika kau
Berhenti di Obsesi, tidak akan mungkin kau bisa menikmati puncak. Apalagi jika
kau Hanya berada di Harapan, kau tidak akan pernah tau bagaimana rasanya sebuah
perjuangan.
Dan
Jika kau sudah mencapai puncak sebuah Gunung, Pasti ingin mencoba gunung yang
lainnya. This real!!!!
Bandung,
10 Bulan Cinta 2013- 23:22